Lolos Sampe Semarang, 463 Kendaraan Pemudik Disuruh Putar Balik

“Kita nggak ada prediksi ya , pokoknya kita sekarang tujuannya menyelamatkan masyarakat untuk mencegah COVID-19, bukan memperlancar arus, beda dengan tahun tahun dulu. Ya kita sekarang makanya ada penyekatan itu kadang ada yang ngantre, ya kalau tidak mau disekat, tidak mau nanti ngantre ya jangan keluar, enggak usah keluar enggak usah mudik, jangan keluar,” ucapnya. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran tentang larangan mudik Lebaran Nomor thirteen Tahun 2021. Ditujukan bagi semua masyarakat pada saat momen Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, dan berlaku 6-17 Mei 2021.

Petugas akan memeriksa setiap kendaraan yang masuk Kota Semarang lewat gerbang Tol Kalikangkung. “Ini demi keselamatan bersama. Kami sampaikan terus ke pengendara kendaraan yang memperoleh takjil agar menyampaikan pesan ke anak, keluarga, dan lainnya yang sedang merantau untuk tidak mudik terlebih dahulu di tahun ini,” katanya. Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, mengatakan sosialisasi larangan mudik terus dilakukan ke seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bersinar. Hal itu termasuk saat membagikan ribuan paket takjil di beberapa lokasi di Klaten, beberapa waktu lalu.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, ribuan kendaraan itu terpantau di pos pengecekan yang berada di Pintu Tol Bitung arah Merak, dan Pintu Tol Cikarang Barat arah Jawa Barat. Dari 1000 lebih kendaraan yang di “usir” kembali ke Jakarta masing-masing 498 kendaraan di gerbang tol Bitung, dan 683 kendaraan di gerbang tol Cikarang. Aparat kepolisian melakukan penyekatan kendaraan yang akan keluar wilayah Jabodetabek di Gerbang Tol Bitung, Tangerang dan Gerbang Tol Cikarang Barat. Pencegatan para pemudik di dilakukan di tiga titik berbeda yakni di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, merupakan perbatasan Riau – Sumbar.

Pemudik disuruh untuk putar balik

Termasuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” ujarnya. BERITA.NEWS, Jakarta – Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi yang tegas bagi masyarakat yang nekat mudik meskipun sudah resmi dilarang. Ada 298 kendaraan pribadi dan 200 angkutan penumpang bus maupun travel yang kita minta untuk putar balik melalui exit toll Bitung,” jelasnya. Wadir Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Hari Purnomo mengatakan, pada Jumat (24/4) atau hari pertama sebanyak 498 kendaraan di minta putar balik ke Ibu Kota.

Namun ada catatan, belum seluruh pelanggaran yang terjadi diberikan teguran dan surat pelanggaran tertulis,” katanya. Semua kendaraan pribadi yang tidak dilengkapi dengan surat jalan dari gugus tugas, dilarang memasuki Provinsi Jawa Tengah sebagai tindak lanjut larangan mudik untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran COVID-19. Sesuai dengan hasil koordinasi dengan pemerintah dan stakeholder terkait, seluruh pemudik yang bukan berasal dari Kaltara akan diminta putar balik alias dilarang memasuki Kaltara. Pada rentang tanggal tersebut, tidak ada satu pun kendaraan umum yang boleh beroperasi di lintas Kaltara-Kaltim. Termasuk juga kendaraan pribadi, yang tanpa alasan apapun tidak diperbolehkan keluar masuk wilayah Kaltara.

Khofifah juga telah melakukan koordinasi bersama para gubernur baik di Pulau Jawa, Lampung maupun Bali terkait masalah mudik. “Sama-sama kita mengkoordinasikan terkait arus mudik ini baik yang dari Lampung, Bali atau Jabodetabek. Kalau di pusat berarti dengan Korlantas dan kalau di Jawa Timur dengan Ditlantas,” katanya. Terkait sanksi tegas bagi mereka yang melanggar, Khofifah menuturkan akan mulai efektif per 7 Mei 2020. Untuk saat ini para pemudik yang kedapatan melanggar akan diminta untuk memutar dan kembali ke daerah asal perjalanan.

New